Hilmi Ingin Seperti Pak Habibie
Teks boks:
“Crack progression theory (memprediksi
letak awal retakan pada pesawat, terutama sayap, yang merupakan struktur
penyangga, sehingga selalu menahan tekanan, apalagi saat take off (lepas
landas), landing (mendarat), dan mengalami turbulensi) ditemukan oleh BJ Habibie tahun 1960-an”
“Ngengg…,” Hilmi berlari menerbangkan pesawat sterofoam
yang baru dibuat bersama ayahnya. Tiba-tiba, ia jatuh tersandung. Tangisnya
meledak, pesawatnya rusak. Ayah menghampiri Hilmi.
“Sini, Ayah perbaiki!,” Ayah mengelus Hilmi. “Melihat
Sayap ini, Ayah teringat Presiden ke-3 Indonesia, namanya B.J. Habibie,”
“Dahulu sering terjadi kecelakaan pesawat.
Sayapnya patah seperti punya Hilmi. Awalnya dari keretakan kecil pada bagian
sayap. terkena guncangan keras saat mau terbang maupun mendarat. Retakannya sulit
dideteksi langsung. padahal cepat merembet kebagian yang lain, mengakibatkan
patahnya sayap”, Ayah menjelaskan sambil menggerakkan tangan seolah
menerbangkan dan mendaratkan pesawat.
“Berarti kalau naik pesawat beneran berbahaya,
yah?,” Tanya Hilmi.
“Sekarang tidak, sayang. Pak Habibie telah
menemukan cara mendeteksi keretakan, dan menemukan bahan yang tepat untuk
membuat pesawat. Temuannya mengurangi tingkat kecelakaan pesawat dan hemat
biaya”, jawab Ayah sambil memperbaiki pesawat Hilmi.
“seperti ayah?,” Hilmi menyimpulkan.
“Beda, penemuannya Pak Habibie diakui dunia
dan memiliki hak paten.” jawab ayah.
“Hak paten itu apa?,” Tanya Hilmi.
“Hak Paten itu hak kepemilikan atas suatu
penemuan, yang memakai harus izin dan memberikan royalty.”
“Royalti itu apa?,” Hilmi penasaran.
“Imbalan atas pemanfaatan suatu penemuan.
Lumayan mendapat uang bertahun-tahun,” jawab Ayah
“Uangnya Bisa buat beli pesawat, yah?.”
“Tentu,” jawab ayah sambil menyerahkan pesawat
yang telah diperbaiki.
“Terimakasih Ayah, aku ingin seperti pak
Habibie.”
“Aamiin , Berpeganglah pada Al-Quran, anakku.
Pak Habibie hebat salah satunya dengan pertunjuk dari Al-Quran”, ayah memeluk dan mencium Hilmi.
Hilmi melanjutkan bermain pesawatnya.
Sumber :
https://news.detik.com/berita/d-5000904/mr-crack-dan-al-quran
Comments
Post a Comment